
Senin (30/4) pekan lalu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi cukup yakin beleid pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi segera terbit. Ketika itu, dia bilang, kebijakan pembatasan BBM bersubsidi itu akan terbit pekan depan.
Menurutnya, pemerintah masih membahas dan mengkaji ulang model-model pembatasan BBM bersubsidi. Sekarang harus konkrit dan jelas targetnya, ujarnya usai rapat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Kepresidenan ketika itu.
Tetapi apa yang terjadi? Sepekan setelah ucapan Gamawan itu, beleid pembatasan konsumsi BBM tersebut tak juga terbit. Hingga kini, rencana pembatasan BBM subsidi tersebut masih gelap.
Belakangan, pada Kamis (3/5) lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan tidak ada pembatasan BBM subsidi. Menurutnya, pemerintah akan mengeluarkan lima kebijakan sebagai pengganti pembatasan BBM subsidi.
Ketidakjelasan rencana pembatasan konsumsi BBM subsidi ini memang sudah mulai terasa sejak beberapa bulan terakhir. Ketika itu, pemerintah mulai mewacanakan berbagai cara untuk membatasi konsumsi mulai dari ...
Selengkapnya
Berita Lainnya

JAKARTA. Aktivitas kejahatan cyber di Indonesia terus meningkat tajam. Menurut perusahaan keamanan Symantec dalam Internet Security Threat Report volume 17, Indonesia menempati peringkat 10 sebagai negara dengan aktivitas kejahatan cyber terbanyak sepanjang tahun 2011.
Indonesia menyumbang 2,4% kejahatan cyber di dunia. Angka ini naik 1,7% dibanding tahun 2010 lalu di mana Indonesia menempati peringkat 28. Ini peningkatan yang sangat signifikan," ujar Senior Director Systems ...
SelengkapnyaArtikel Lainnya